Pada awal penggunaannya, PCBs dianggap sebagai bahan yang sangat berguna karena kestabilannya dan kemampuannya dalam meningkatkan kinerja produk industri. Namun, pada tahun 1960-an, mulai terungkap bahwa PCBs memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. PCBs dapat mencemari udara, air, dan tanah, dan sering ditemukan dalam konsentrasi yang tinggi dalam ekosistem air serta rantai makanan.
Baca selengkapnya...
Penggunaan PCBs telah dilarang di banyak negara sejak tahun 1970-an dan 1980-an karena sifatnya yang berbahaya, sehingga menjadi masalah lingkungan yang serius. Senyawa ini sangat persisten, dapat mengakumulasi dalam jaringan makhluk hidup, dan memiliki dampak negatif pada Kesehatan manusia dan ekosistem.
Baca selengkapnya...
Oli transformator biasanya digunakan sebagai media isolasi dan pendingin. Oli transformator juga membantu mencegah panas berlebih serta mengisolasi komponen Listrik internal. Namun, seiring waktu, oli transformator dapat terkontaminasi oleh air, gas, partikel, dan zat berbahaya lainnya, yang mengurangi kinerjanya.
Baca selengkapnya...
Polychlorinated Biphenyls (PCBs) adalah kelompok senyawa kimia yang pernah banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri, seperti bahan pendingin dan pelumas dalam transformator dan kapasitor. Namun, karena sifatnya yang persisten dan beracun, penggunaan PCBs telah dilarang atau dibatasi di banyak negara. Oleh karena itu, analisis PCBs menjadi penting untuk memastikan tidak adanya kontaminasi di lingkungan dan produk industri.
Baca selengkapnya...
Ada 2 pengujian pada identifikasi PCBs, yaitu:
1. Pengujian Kualitatif, dilakukan untuk mengetahui keberadaan PCBs dengan merujuk beberapa kriteria yang umum digunakan (PERMEN LHK No.P29 Tahun 2020). Semakin banyak kriteria yang terpenuhi, maka semakin kuat dugaan bahwa alat dan bahan tersebut mengandung PCBs.
Baca selengkapnya...